Apakah Sayuran Hidroponik Termasuk Sayuran Organik?

Tanya: Apakah sayuran (dan buah) yang ditanam secara hidroponik termasuk kategori organik?

Jawab: Kriteria sayuran dan buah organik yang diterima pada umumnya adalah sayuran dan buah yang selama proses pertumbuhan tidak diberikan bahan kimia buatan. Bahan kimia buatan yang umumnya sering diberikan pada tanaman sayuran dan buah adalah pupuk dan anti hama.

Sayuran dan buah yang ditanam secara hidroponik membutuhkan nutrisi tanaman cair, yang umumnya disebut AB mix atau nutrisi hidroponik. Nutrisi ini dibuat dengan mencampurkan bahan-bahan kimia seperti nitrogen, fosfor, kalium, magnesium, dan lain-lain sesuai dengan komposisi yang dibutuhkan tanaman. Campuran ini lalu dilarutkan dalam air, sehingga menjadi AB mix.

Nah, karena AB mix ini dibuat dengan campuran bahan kimia, bukan dari kotoran hewan atau pupuk kompos, maka sayuran dan buah hidroponik bukan termasuk kategori sayuran dan buah organik.

Tapi jangan buru-buru menilai kalau sayuran dan buah hidroponik memiliki mutu di bawah sayuran dan buah organik. Hal-hal berikut ini bisa membuat sayuran dan buah hidroponik sama baiknya dengan sayuran dan buah organik:

  1. Kelengkapan unsur hara media tanam akan menpengaruhi kandungan gizi dalam sayuran dan buah. Nutrisi hidroponik memiliki kandungan unsur hara yang lengkap, sehingga membuat tanaman hidroponik memiliki kandungan gizi yang lebih baik. Apalagi dengan kondisi tanah yang mulai kehilangan unsur hara.
  2. Sayuran dan buah hidroponik juga bisa ditanam tanpa menggunakan pestisida kimia, sama seperti sayuran dan buah organik

Tinggalkan Balasan